Langsung ke konten utama

10 Surga Kopi di Indonesia yang Terkenal di Dunia


14632

acehonline.info

Siapa yang suka minum kopi? Adakah satu jenis kopi yang menjadi favoritmu karena rasanya yang enak? Pernahkah kamu penasaran dengan asal muasal bubuk kopi yang kamu nikmati?
Ternyata, banyak juga kopi-kopi ternama di dunia yang bahan baku dan proses produksinya ada di Indonesia lho. Bagi kamu yang pecinta kopi sejati pasti mengenal betul kopi Indonesia apa saja yang terkenal sampai ke mancanegara.
Tak hanya menanam dan mengolah saja, kamu bahkan bisa menikmati langsung secangkir kopi di dekat perkebunanya yang indah dan luas.

1Kopi Arabika Gayo


ahlikopilampung.com
Produksi kopi di Aceh memang sudah sangat terkenal, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Konon katanya, daerah tersebut memiliki lahan produksi terbesar se-Asia.
Total luas lahannya lebih dari 95 ribu hektar dengan produksi rata-rata kopi per-tahun mencapai 750 kg. Wah, banyak sekali ya. Pantas saja kopi arabika gayo ini tersohor hingga Eropa dan Amerika.

2Robusta Sidikalang


exportersindia.com
Sidikalang merupakan Ibukota Kabupaten Dairi yang terletak di barat laut Sumatera Utara. Sudah banyak orang tahu bahwa Sidikalang termasuk tempat terbaik bagi tanaman kopi. Lokasi ini berada pada tanah yang subur di ketinggian 1.066 mdpl.
Sidikalang bahkan bisa menghasilkan kopi-kopi yang menyaingi kopi terbaik asal Brazil. Kopi robusta inilah ikon kebanggaan Sidikalang.
Buatmu yang ingin mencicip kopi robusta sidikalang, hati-hati ya. Kalau tidak terbiasa, jantungmu bisa berdebar-debar dan sulit tidur semalaman.

3Desa Karangrejo, Lereng Gunung Tanggamus, Lampung


rri.co.id
Wow! Ternyata ekspor kopi terbesar di Indonesia berasal dari Lampung lho. Daerah Lampung memang termasuk jajaran penghasil kopi terbaik di Indonesia. Lahan perkebunan kopi di Kabupaten Lampung Barat sudah mencapai lebih dari 59 hektar. Hebat!
Sebagian besar lahan tersebut merupakan perkebunan rakyat pusatnya ada di wilayah Lampung Tengah, Lampung Barat, dan Tanggamus.
Salah satu lokasi kebun kopi yang menjadi rekomendasi untuk dikunjungi yaitu terletak di Desa Karangrejo, Kecamatan Ulubelu, masih di sekitar kawasan Gunung Tanggamus.

4Kopi Garut, Jawa Barat.


hipwee.com
Ternyata Jawa Barat punya sejarah tersendiri soal kopi. Kolonial Belanda pernah mengeksploitasi daerah ini selama dua abad lho. Daerah tersebut berada di wilayah Priangan.
Karena pengaruh belanda, maka nama kopinya juga berbau asing, yaitu Java Preanger. Nama ini sebetulnya berasal dari dua kata: Java (Jawa) dan Preanger (Priangan).
Kopi Priangan ini kopi asli Jawa Barat yang dihasilkan oleh perkebunan-perkebunan kopi lokal di Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Sumedang, dan sekitarnya. Keren!

5Kampung Kopi Banaran Ambarawa


wisataweb.com
Selain di Jawa Barat, ada juga daerah penghasil biji kopi yang tak kalah lezat di Jawa Tengah, yaitu di daerah Ambarawa. Namanya Kampung Kopi Banaran yang juga merupakan kawasan agrowisata dengan pengelolaan yang baik sekali.
Di sini juga ada penginapan lho. Kamu tidak hanya bisa menikmati kopinya saja, tapi juga berlibur menikmati udara segar di sini.

6Kebun Kopi di Kalisat Bondowoso


agro-ptpn12.com
Jika Jawa Barat dan jawa Tengah sudah, maka sekarang saatnya Jawa Timur menunjukkan kebolehannya juga. Ada sebuah perkebunan kopi yang lokasinya tak jauh dari Kawah Ijen.
Perkebunan kopi itu ada di daerah Kalisat, Bondowoso. Berbeda dengan kebun-kebun kopi di Aceh dan Sumatera yang dikelola perorangan, rata-rata perkebunan kopi di Jawa dikelola oleh negara atau Perhutani.

7Bangli, Kintamani


jalan2.com
Tak hanya wisata pantainya saja yang terkenal di Bali. Ada juga salah satu kawasan di Kintamani yang terkenal menghasilkan bubuk kopi Bali dan kopi Luwak terbaik.
Wilayah ini terletak di Bangli, Kintamani, dan biasa diserbu wisatawan lokal maupun mancanegara yang penasaran dengan proses memanen kopi serta pengolahannya.
Di sini, yang terkenal adalah proses pengolahan kopinya. Proses roasting dengan tungku api dan kayu bakar ini sudah sangat langka. Sekarang sudah zamannya menggunakan teknologi industri atau mesin.
Di Bangli, kamu tak hanya melihat kopi dikonsumsi sebagai minuman saja. Bubuk kopi juga digunakan sebagai bahan kosmetik dan aromatherapy.

8Arabika Bajawa


jitunews.com
Kopi yang satu ini, namanya sudah terkenal di luar negeri. AFB (Arabica From Bajawa) berasal dari wilayah dataran tinggi Ngada di Pulau Flores.
Masyarakat Ngada sering disebut sebagai orang Bajawa. Mereka sudah membudidayakan kopi secara turun-temurun. Orang-orang Bajawa menanam kopi Arabika di bawah pohon penaung
Pohon tersebut juga berfungsi sebagai sumber pupuk organik. Selama penanaman kopi bajawa, para petaninya tidak menggunakan pestisida sama sekali. Pantas saja rasanya enak sekali ya.

9Agrowisata Kopi di Toraja


hipwee.com
Sekarang waktunya kita jalan-jalan ke pulau Sulawesi. Di sini ada juga wilayah penghasil kopi terbaik. Namanya kopi Toraja. Pemerintah sangat antusias membangun ikon kopi toraja agar semakin menarik minat wisatawan.
Bahkan para pecinta kopi asal Jepang sudah membuat paket tur perjalanan ke kebun-kebun kopi di Toraja, sejak tahun 2005. Wah, ayo kita atur jadwal untuk mengunjungi Toraja!

10Kopi Wamena, Lembah Baliem


myforesthouse.blogspot.com
Jangan salah. Papua tak hanya punya keindahan alam yang asri dan menawan. Potensi alamnya juga tak kalah hebat dibandingkan dengan pulau lain di Indonesia.
Papua punya Lembah Baliem di Wamena yang merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbaik di Indonesia. Kopi Wamena punya rasa yang kuat namun tak terlalu pahit. Kalau ada kesempatan ke Wamena, cobalah kopi asli Lembah Baliem.

http://www.tandapagar.com/kopi-indonesia/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Kopi [4] : Proses Sangrai (Roasting)

Buah kopi yang telah dipanen masih membutuhkan proses yang sangat panjang sebelum menjadi secangkir minuman yang dapat kita nikmati.  Buah kopi yang berwarna merah (cerry) diproses menjadi gabah (HS), lalu gabah menjadi beras ( green bean ) dan proses selanjutnya kopi beras ( green bean ) di sangrai ( roasting ) menjadi  roast been , barulah kemudian ditumbuk atau digiling atau dibubukkan ( gre e nder ) sampai menjadi bubuk kopi yang siap melalui proses selanjutnya yaitu siap  diseduh dan dinikmati. Kurang lebih proses yang harus di lalui seperti berikut:     Proses  Roasting Biji kopi yang sudah dicuci dan belum disangrai ( roasting ) teksturnya lunak dan   memiliki kandungan acid, protein, gula, serta kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan biji kopi yang sudah disangrai ( roasting ). Ketika kopi masih dalam bentuk beras ( green bean ), dapat dipastikan biji kopi tersebut hanya memiliki sedikit rasa atau bahkan tidak ada rasa, namun...

Langkah Kopi [2]: Pengolahan Pascapanen Kopi

PENGOLAHAN BIJI KOPI PRIMER A. Proses Panen Pemanenan buah kopi dilakukan secara manual dengan cara memetik buah yang telah masak. Ukuran kematangan buah ditandai oleh perubahan warna kulit buah. Kulit buah berwarna hijau tua ketika masih muda, berwarna kuning ketika setengah masak dan berwarna merah saat masak penuh dan menjadi kehitam-hitaman setelah masak penuh terlampaui (over ripe).  Buah kopi yang masak mempunyai daging buah lunak dan berlendir serta mengandung senyawa gula yang relatif tinggi sehingga rasanya manis. Sedangkan kandungan lendir pada buah yang terlalu masak cenderung berkurang karena sebagian senyawa gula dan pektin sudah terurai secara alami akibat proses respirasi. B. Proses Sortasi Buah kopi masak hasil panen disortasi secara teliti untuk memisahkan buah yang superior (masak, bernas dan seragam) dari buah inferior (cacat, hitam, pecah, berlubang dan terserang hama/penyakit) Kotoran seperti daun, ranting, tanah dan kerikil harus dibuang karena ...

Langkah Kopi [3]: Proses Pengolahan Kopi

Buat mereka yang kerap datang ke kafe dan sering mencoba berbagai teknik penyeduhan kopi, pasti sudah tahu bahwa setiap jenis alat seduh bisa menghasilkan citarasa yang berbeda pada tiap jenis kopi. Misalnya kopi yang sama diseduh dengan alat plunger atau french press, seduh tuang V60, dan Chemex akan menghasilkan citarasa yang berbeda. Seduhan dengan plunger akan memiliki bodi yang lebih, dibandingkan seduhan V60 dan Chemex. Namun seduhan V60 memiliki karakter keasaman yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan plunger dan Chemex. Sedangkan Chemex mampu meningkatkan derajat kemanisan seduhan kopi. Tahukah Anda bahwa citarasa kopi bukan saja dibentuk pada saat penyeduhan, tetapi juga sangat banyak dipengaruhi oleh teknik sangrai dan proses pengolahan setelah panen. Jadi bukan seorang peracik kopi atau barista saja yang bisa membuat citarasa kopi itu bermacam-macam. Para petani kopi yang umumnya juga yang mengolah buah kopi sampai menjadi kopi beras, justru juga sangat berpengaruh...