Langsung ke konten utama

Mencerdaskan Otak dan 5 Manfaat Kopi Lainnya yang Baik Bagi Kesehatan






Kopi jadi bagian dari gaya hidup


Advertisement

Kopi jadi bagian dari gaya hidup (Foto: thinkstock )

Banyak orang masih beranggapan jika meminum kopi setiap hari memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Mereka takut nantinya akan menyebabkan insomnia ataupun ketagihan jika meminum kopi setiap hari.
Padahal, kopi sebenarnya mengandung banyak manfaat dan sangat baik bagi kesehatan, loh. Kopi sarat akan antioksidan dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang meminum kopi memiliki resiko penyakit berbahaya yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan orang yang tidak meminum kopi.
Jadi, bagi kamu yang suka minum kopi setiap hari tidak perlu khawatir akan resiko yang disebabkan oleh kandungan kafein. Seperti dikutip Authority Nutrition, berikut enam manfaat dari kopi:
1. Kopi Dapat Meningkatkan Energi dan Kecerdasan Kamu



Manfaat Kopi 1
Kopi meningkatkan energi dan kecerdasan. (Foto: Thinkstock)

Tahukah kamu jika sebenarnya kopi bisa menolong orang dari rasa lelah dan membangkitkan energi kembali. Hal ini karena kopi mengandung stimulan yang disebut kafein. Kandungan ini merupakan zat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi di dunia.
Setelah kamu meminum kopi, kafein akan distimulasi ke aliran darah. Dari sana, kafein akan meneruskan ke otak dan memiliki manfaat untuk meningkatkan memori, moode, kewaspadaan, serta tingkat energi.
2. Kopi Bisa Membantu Membakar Lemak



Manfaat Kopi 2
Kopi bisa membantu membakar lemak (Foto: Thinkstock)

Kamu sedang diet? Jika iya, mungkin kamu bisa memanfaatkan kopi untuk membakar lemak tubuh. Nyatanya, kafein selalu ditemukan dalam setiap suplemen diet.
Kafein merupakan salah satu dari sedikit zat alami yang sebenarnya membantu pembakaran lemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan metabolisme sebesar tiga hingga 11 persen.
Penelitian lain juga menunjukkan jika kafein secara khusus dapat meningkatkan pembakaran lemak sebanyak 10 persen bagi penderita obesitas dan 29 persen bagi seseorang yang bertubuh kurus.
3. Kopi Dapat Menurunkan Resiko Diabetes Tipe 2



Manfaat kopi 3
Kopi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. (Foto: Thinkstock)

Diabetes tipe 2 saat ini menjadi permasalahan terbesar yang menelan sebanyak 300 juta orang di seluruh dunia. Hal ini ditandai dengan peningkatan gula darah dalam konteks resistensi insulin atau ketidakmampuan untuk mengeluarkan insulin.
Untuk beberapa alasan, orang yang suka meminum kopi memiliki risiko penurunan diabetes tipe 2 secara signifikan. Sebuah studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki resiko lebih rendah sebesar 23-50 persen, studi lain bahkan menunjukkan bahwa penurunan risiko bisa mencapai 67 persen. Setiap satu cangkir kopi memiliki tujuh persen penurunan risiko diabetes tipe 2.
4. Kopi Dapat Melindungi Kamu dari Penyakit Alzheimer dan Demensia



Manfaat Kopi 4
Kopi melindungi penyakit alzheimer&demensia (Foto: Thinkstock)

Penyakit Alzheimer merupakan peyakit neurodegeneratif yang paling umum dan penyebab utama demensia di seluruh dunia. Penyakit ini biasanya menyerang orang tua yang berusia di atas 65 tahun.
Sayangnya, masih belum ada obat yang bisa menyembuhkan alzheimer. Namun, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mencegah agar penyakit ini tidak muncul.
Selain makan makanan sehat dan berolahraga, minum kopi ternyata bisa sangat efektif untuk mencegah alzheimer, loh. Beberapa penelitian menunjukkan jika peminum kopi memiliki risiko penyakit alzheimer 65 persen lebih rendah.
5. Kopi Bisa Melawan Depresi dan Membuat Kamu Lebih Bahagia



Manfaat Kopi 5
Kopi bisa melawan depresi&buat lebih bahagia. (Foto: Thinkstock)

Depresi merupakan gangguan mental serius yang menyebabkan kualitas hidup berkurang secara signifikan. Bahkan, di Amerika orang yang mengalami gangguan depresi sebesar 4,1 persen.
Dalam sebuah penelitian di Harvard yang diterbitkan pada tahun 2011, wanita yang meminum kopi sebanyak empat gelas atau lebih per harinya memiliki risiko depresi 20 persen lebih rendah. Penelitian lain yang melibatkan 208 ribu lebih orang mengungkapkan bahwa meminum kopi lebih dari empat gelas per hari memiliki kemungkinan bunuh diri 53% lebih rendah.
6. Orang yang Suka Minum Kopi Memiliki Risiko Lebih Rendah Terkena Kanker



Manfaat Kopi 6
Minum kopi risiko kena kanker lebih rendah (Foto: Thinkstock)

Kanker menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia dan ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dalam tubuh. Namun, ternyata kopi memiliki manfaat yang dapat melindungi seseorang dari kanker hati dan kanker kolorectal.
Kanker hati menempati posisi ketiga sebagai kanker paling mematikan di dunia, sedangkan kanker kolorectal menempati posisi keempat. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang gemar meminum kopi memiliki risiko 40% lebih rendah terkena kanker hati. Sedangkan penelitian lain yang dilakukan kepada 489 ribu lebih orang menunjukkan bahwa meminum kopi empat sampai lima gelas sehari dapat menurunkan risiko terkena kanker kolorectal sebesar 15 persen.
Jadi, seberapa sering kamu meminum kopi setiap harinya?

https://kumparan.com/andarinovianti/mencerdaskan-otak-dan-5-manfaat-kopi-lainnya-yang-baik-bagi-kesehatan

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Kopi [4] : Proses Sangrai (Roasting)

Buah kopi yang telah dipanen masih membutuhkan proses yang sangat panjang sebelum menjadi secangkir minuman yang dapat kita nikmati.  Buah kopi yang berwarna merah (cerry) diproses menjadi gabah (HS), lalu gabah menjadi beras ( green bean ) dan proses selanjutnya kopi beras ( green bean ) di sangrai ( roasting ) menjadi  roast been , barulah kemudian ditumbuk atau digiling atau dibubukkan ( gre e nder ) sampai menjadi bubuk kopi yang siap melalui proses selanjutnya yaitu siap  diseduh dan dinikmati. Kurang lebih proses yang harus di lalui seperti berikut:     Proses  Roasting Biji kopi yang sudah dicuci dan belum disangrai ( roasting ) teksturnya lunak dan   memiliki kandungan acid, protein, gula, serta kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan biji kopi yang sudah disangrai ( roasting ). Ketika kopi masih dalam bentuk beras ( green bean ), dapat dipastikan biji kopi tersebut hanya memiliki sedikit rasa atau bahkan tidak ada rasa, namun...

Langkah Kopi [2]: Pengolahan Pascapanen Kopi

PENGOLAHAN BIJI KOPI PRIMER A. Proses Panen Pemanenan buah kopi dilakukan secara manual dengan cara memetik buah yang telah masak. Ukuran kematangan buah ditandai oleh perubahan warna kulit buah. Kulit buah berwarna hijau tua ketika masih muda, berwarna kuning ketika setengah masak dan berwarna merah saat masak penuh dan menjadi kehitam-hitaman setelah masak penuh terlampaui (over ripe).  Buah kopi yang masak mempunyai daging buah lunak dan berlendir serta mengandung senyawa gula yang relatif tinggi sehingga rasanya manis. Sedangkan kandungan lendir pada buah yang terlalu masak cenderung berkurang karena sebagian senyawa gula dan pektin sudah terurai secara alami akibat proses respirasi. B. Proses Sortasi Buah kopi masak hasil panen disortasi secara teliti untuk memisahkan buah yang superior (masak, bernas dan seragam) dari buah inferior (cacat, hitam, pecah, berlubang dan terserang hama/penyakit) Kotoran seperti daun, ranting, tanah dan kerikil harus dibuang karena ...

Langkah Kopi [3]: Proses Pengolahan Kopi

Buat mereka yang kerap datang ke kafe dan sering mencoba berbagai teknik penyeduhan kopi, pasti sudah tahu bahwa setiap jenis alat seduh bisa menghasilkan citarasa yang berbeda pada tiap jenis kopi. Misalnya kopi yang sama diseduh dengan alat plunger atau french press, seduh tuang V60, dan Chemex akan menghasilkan citarasa yang berbeda. Seduhan dengan plunger akan memiliki bodi yang lebih, dibandingkan seduhan V60 dan Chemex. Namun seduhan V60 memiliki karakter keasaman yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan plunger dan Chemex. Sedangkan Chemex mampu meningkatkan derajat kemanisan seduhan kopi. Tahukah Anda bahwa citarasa kopi bukan saja dibentuk pada saat penyeduhan, tetapi juga sangat banyak dipengaruhi oleh teknik sangrai dan proses pengolahan setelah panen. Jadi bukan seorang peracik kopi atau barista saja yang bisa membuat citarasa kopi itu bermacam-macam. Para petani kopi yang umumnya juga yang mengolah buah kopi sampai menjadi kopi beras, justru juga sangat berpengaruh...